Kucing memang sesekali bisa muntah, terutama karena hairball atau masalah pencernaan ringan. Namun, jika muntah terjadi terlalu sering, hal ini dapat menandakan adanya gangguan kesehatan yang lebih serius. Sebagai pemilik, penting untuk memahami penyebabnya dan tahu cara mengatasinya agar kondisi kucing tetap sehat. Berikut ini adalah Cara mengatasi kucing yang sering muntah.
Kenali Penyebab Kucing Muntah
-
Hairball: Bulu yang tertelan saat kucing menjilat tubuh bisa menumpuk di perut dan menyebabkan muntah.
-
Infeksi atau penyakit: Radang usus, infeksi bakteri, hingga gangguan hati atau ginjal juga bisa menjadi penyebab.
Atur Pola Makan Kucing
-
Berikan porsi makan kecil tapi lebih sering untuk mencegah kucing makan terburu-buru.
-
Pilih makanan khusus anti-hairball untuk membantu melancarkan pencernaan.
-
Pastikan kucing minum cukup air agar tidak dehidrasi.
Lakukan Grooming Secara Rutin
-
Sikat bulu kucing setiap hari, terutama untuk kucing berbulu panjang, agar mengurangi bulu yang tertelan.
-
Mandikan kucing sesuai kebutuhan untuk menjaga kebersihan bulu.
-
Gunakan sisir khusus agar bulu rontok lebih mudah terangkat.
Perhatikan Kondisi Lingkungan
-
Hindari memberi makanan manusia yang sulit dicerna kucing.
-
Pastikan area bermain bersih dan aman.
Kapan Harus ke Dokter Hewan
-
Jika muntah disertai darah atau lendir.
-
Bila muntah terjadi setiap hari atau lebih dari 2–3 kali dalam seminggu.
Kesimpulan
Muntah pada kucing tidak selalu berbahaya, tetapi jika terjadi terlalu sering, bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang serius. Dengan pola makan yang tepat, perawatan bulu, dan pemantauan kondisi, Anda bisa membantu kucing tetap sehat.